Seperti biasanya, Setiap Sabtu dan Minggu (9 Maret 08), jika hari cerah – ada ritual khusus yang harus kami jalani bersama anak-anak, mengajak kedua bocah lucu ini keliling kompleks. Kegiatan ini paling disenangi Zalfa dan Aisyah, karena di tempat kami masih cukup banyak tanah kosong, dan taman-taman yang lumayan asri untuk bisa berolahraga sambil sunbathing untuk kedua anak ini. Ummi dan Abi berjalan kaki, sementara dua pasukan kami, lengkap dengan sepeda kecil dan pasokan makanan yang diletakkan di keranjang sepedanya. Mata Zalfa sejak awal tertuju pada seekor lebah yang sedang hinggap di bunga-bunga. “Bi, itu ada lebah” … Iya nak… itu lebahnya sedang cari makanan, nah nantinya dia akan keliling dari satu bunga ke bunga yang lainnya. Nanti makanan itu dibawa ke sarangnya, dan bisa jadi madu yang biasa kita makan deh… “Dalam hati, sepertinya metode belajar aktif seperti ini perlu terus dikembangkan nih… dari kata-kata lebah saja, bisa muncul banyak pertanyaan.. Setelah main kejar-kejaran diselingi suapan makan oleh umminya, kamipun menepi di pinggir taman. Tak sengaja pula Zalfa menunjuk benda aneh yang menariknya. Bi… itu apa? Ini siput nak…. Tuh.. dia
jalan-jalan sambil bawa rumahnya ke sana kemari, jalannya lambaaaatt sekali… karena itu terkadang orang yang lambat suka dibilang seperti siput…):
Rumahnya itu makin lama akan makin besar.. nah
dia mau coba masuk saluran air tuh.. tapi tidak bisa masuk.. karena rumahnya nggak bisa lewati sela-sela saringan air… Zalfa dan Aisyah tampak serius mendengarkan penjelasan Abi,
sambil mengamati adanya benda aneh yang menyembul seperti antenna. Nah.. ini matanya nak… ada antenanya, coba hitung ada berapa tuh… 1,2,3, 4… ternyata ada 4, Abinyapun juga baru tahu.. maklum lah.. dulu nilai biologinya gak bagus-bagus amat sih, lantaran trauma dengan guru biologi yang terlalu killer… apa jangan-jangan hal seperti ini yang bisa menghambat orang belajar ya..?? Abipun langsung mengangkat siput ini.. dan mengarahkannya untuk bisa diamati Zalfa dan Aisyah… mereka sepertinnya langsung reflek takut dengan barang baru… Gak usah takut nak.. gak apa-apa kok.. kan Abi pegang… ini lihat… badannya kayak apa…sambil memberi penjelasan kepada Aisyah dan Zalfa…itu badannya juga bisa ditarik masuk ke rumahnya tuh.. Nah… siput ini suka makan daun-daunan nak.. coba lihat deh.. Makanan kedua anak inipun sudah hampir habis, dan kebetulan kami ada acara lagi di pagi ini..
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: belajar, eksplorasi, lebah, siput
Om Irwan Ade Rachman dan Anisa tanya dong, kenapa kalau siputnya sudah besar rumahnya ikut-2 an besar om, kirain Rachman dan Anisa siputnya pindah rumah yang lebih besar juga biar muat sama badannya……..tolong jelasin dong om, rumah kita aja tetap segitu aja ga besar-2